Tugas SoftSkill Audit Teknologi Sistem Informasi – Cobit 5

AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI

Nama: Rafly Aulia Erlangga

NPM: 14117876

Kelas: 4KA07

A. Definisi Audit TSI:

Audit teknologi sistem informasi adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis. Pada mulanya istilah ini dikenal dengan audit pemrosesan data elektronik, dan sekarang audit teknologi informasi secara umum merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam suatu perusahaan. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya.

B. Jenis-Jenis Audit dan Ruang Lingkup Audit TSI

1. Audit Laporan Keuangan

Audit laporan keuangan (Financial Statement Audit) merupakan penilaian atau evaluasi atas suatu entitas (organisasi, perusahaan, atau lembaga) sehingga menghasilkan pendapat atau opini yang independen dari pihak ketiga tentang laporan keuangan yang akurat, lengkap, relevan, wajar, dan pastinya sesuai dengan prinsip akuntansi dan aturan yang berlaku. Audit laporan keuangan memiliki tujuan, yaitu untuk mendapatkan keyakinan bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan, organisasi, dan lembaga disusun melalui prinsip dan standar akuntansi yang berlaku. Laporan keuangan juga harus menyajikan kondisi keuangan perusahaan sebenarnya pada tanggal pelaporan dan kinerja manajemen pada periode tersebut.

2. Audit Operasional

Audit Operasional  adalah alat untuk mengevaluasi atas kegiatan, program, dan metode di suatu perusahaan untuk menilai efisiensi dan efektivitas,  serta mengidentifikasi risiko dan hambatan yang dihadapi untuk menghasilkan  sebuah rekomendasi agar adanya perbaikan. Tujuan dilakukan audit operasional adalah Menekankan pada efektivitas dan efisiensi, fokus pada meningkatkan kinerja operasional di masa yang akan datang, laporan untuk evaluasi manajemen

Ruang lingkup dalam pelaksanaan audit adalah terbatas pada laporan keuangan dari organisasi atau badan usaha yang diperiksa. Selain materialitas, ruang lingkup juga dapat ditentukan dari hasil audit tahun lalu. Kecukupan atas bukti audit ini bergantung kepada kualitas dari bukti audit yang dikumpulkan.

C. Jenis-Jenis Kontrol dan Audit Teknologi Sistem Informasi:

  1. COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology)  Yaitu alat pengendalian untuk informasi dan tekhnology terkait dan merupakan standar terbuka yang dikembangkan oleh ISACA melalui ITGI (Information and Technology Governance Institute)pada tahun 1992. Tujuan dari COBIT yaitu untuk mengembangkan , melakukan riset dan mempublikasikan suatu standar teknologi informasi yang diterima umum dan selalu up to date untuk digunakan dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
  2. SARBOX (Sarbanes-Oxley Act)  Yaitu merupakan peraturan yang ditandatangani Presiden George W.Bush tanggal 30 juli 2012 untuk mereformasi dunia pasarmodal Amerika Serikat.
  3. ISO 17799   Yaitu standar untuk sistem manajemen keamanan informasi meliputi dokomen kebijakan keamanan informasi, alokasi keamanan informasi tanggung-jawab,menyediakan semua para pemakai dengan pendidikan dan pelatihan didalam keamanan informasi, mengembangkan suatu sistem untuk pelaporan peristiwa keamanan, memperkenalkan virus kendali, mengembangkan suatu rencana kesinambungan bisnis, mengendalikan pengkopian perangkat lunak kepemilikan, surat pengantar arsip organisatoris, mengikuti kebutuhan perlindungan data, dan menetapkan prosedure untuk mentaati kebijakan keamanan.

D. Prinsip Dasar Cobit

  • Prinsip 1. Meeting Stakeholder Needs

Keberadaan sebuah perusahaan untuk menciptakan nilai kepada stakeholdernya – termasuk stakeholders untuk keamanan informasi.

  • Prinsip 2. Covering the Enterprise End-to-End

COBIT 5 mengintegrasikan IT enterprise pada organisasi pemerintahandengan cara: Mengakomodasi seluruh fungsi dan proses yang terdapat pada enterprise.

COBIT 5 tidak hanya fokus pada ‘fungsi IT’.

  • Prinsip 3. Applying a Single, Integrated Network

COBIT 5 dapat disesuaikan dengan standar dan framework lain, serta mengizinkan perusahaan untuk menggunakan standar dan framework lain sebagai lingkup manajemen kerangka kerja untuk IT enterprise.

  • Prinsip 4. Enabling a Holistic Approach

Pemerintahan dan manajemen perusahaan IT yang efektif dan efisien membutuhkan pendekatan secara holistik atau menyeluruh. COBIT 5 mendefinisikan kumpulan pemicu yang disebut enabler untuk mendukung implementasi pemerintahan yang komprehensif dan manajemen sistem perusahaan IT dan informasi. Enablers adalah faktor individual dan kolektif yang

mempengaruhi sesuatu agar dapat berjalan atau bekerja. Kerangka kerja COBIT 5

mendefinisikan 7 kategori enablers.

7 Kategori Cobit 5 Enablers:

7 enablers yang digunakan pada COBIT 5 meliputi:

1. Principles, Policies and Frameworks

2. Processes

3. Organisational Strucutres

4. Culture, Ethics and Behaviour

5. Information

6. Services, Infrastructure and Applications

7. People, Skills and Competencies

  • Prinsip 5. Separating Governance from Management

COBIT 5 dengan tegas membedakan pemerintahan dan manajemen. Kedua disiplin ini memiliki tipe aktivitas yang berbeda, membutuhkan struktur organisasi yang berbeda dan memiliki tujuan yang berbeda. COBIT 5 melihat perbedaan tersebut berdasarkan sudut pandang. Bisa dilihat pada gambar dibawah ini:

Contoh:

Perbedaan Governance (Tata kelola) dengan Management (Manajemen)

– Governance adalah tata kelola yang memastikan bahwa tujuan perusahaan dapat dicapai dengan melakukan evaluasi terhadap kebutuhan, kondisi, dan pilihan stakeholder, menerapkan arah melalui prioritas dan pengambilan keputusan terhadap arah dan tujuan yang telah disepakati. Pada Kebanyakan perusahaan, tata kelola adalah tanggung jawab dari dewan direksi dibawah kepemimpinan ketua.

– Management (Manajemen) berfungsi sebagai perencana, membangun, menjalankan dan memonitor aktifitas-aktifitas yang sejalan dengan arah yang ditetapkan oleh badan tata kelola untuk mencapai tujuan perusahaan. Pada kebanyakan perusahaan, manajemen menjadi tanggung jawab eksekutif manajemen  dibawah pimpinan CEO.

  • Align, Plan, and Organize (APO) – Penyelarasan, Perencanaan, dan Pengaturan.
  • Build, Acquare, and Implement (BAI) – Membangun, Memperoleh, dan Mengimplementasikan.
  • Deliver, Service and Support (DSS) – Mengirimkan, Layanan, dan Dukungan.
  • Monitor, Evaluate, and Assess (MEA) – Pengawasan, Evaluasi, dan Penilaian.

Ada enam tingkatan kapabilitas yang dapat dicapai oleh masing-masing

proses, yaitu :

  • Incomplete Process – Proses tidak lengkap.
  •  Performed Process – Proses dijalankan (satu atribut); Proses yang diimplementasikan berhasil mencapai tujuannya.
  •  Managed Process – Proses teratur (dua atribut); Proses yang telah dijalankan seperti di atas telah diimplementasikan dalam cara yang lebih teratur (direncanakan, dipantau, dan disesuaikan).
  •  Established Process – Proses tetap (dua atribut); Proses di atas telah diimplementasikan menggunakan proses tertentu yang telah ditetapkan, yang mampu mencapai outcome yang diharapkan.
  •  Predictable Process – Proses yang dapat diprediksi (dua atribut); Proses diatas telah dijalankan dalam batasan yang ditentukan untuk mencapai outcome proses yang diharapkan.
  • Optimising Process –Proses di atas terus ditingkatkan secara berkelanjutan untuk memenuhi tujuan bisnis saat ini dan masa depan.
  • Kelebihan COBIT

Kelebihan yang ada pada cobit adalah:

· Efektif dan Efisien

· Berhubungan dengan informasi yang relevan dan berkenaan dengan proses

bisnis, dan sebaik mungkin informasi dikirim tepat waktu, benar, konsisten,

dan berguna.

· Rahasia

· Proteksi terhadap informasi yang sensitif dari akses yang tidak bertanggung

jawab.

· Integritas

· Berhubungan dengan ketepatan dan kelengkapan dari sebuah informasi.

· Ketersediaan

DAFTAR PUSTAKA:

Tugas Softskill Manajemen Layanan Sistem Informasi – Analisa Teknologi Insfrastruktur pada Bank BNI

Information Technology Infrastructure Library adalah suatu rangkaian dengan konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). Pada artikel ini akan membahas Information Technology Infrastructure Library tentang PT Bank BNI. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau biasa dikenal dengan BNI merupakan salah satu penyedia jasa perbankan terkemuka di Indonesia. BNI pertama kali didirikan pada tanggal 5 Juli 1946 sebagai bank pertama yang dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia secara resmi. BNI diberikan hak sebagai bank devisa selain berperan sebagai bank pembangunan dengan memiliki akses transaksi langsung ke luar negeri. Status BNI kemudian berubah menjadi bank komersial milik pemerintah dengan penambahan modal yang dilakukan pada tahun 1955.

  1. Service strategy

BNI berupaya untuk menghadirkan pengalaman dan pelayanan yang baik bagi para nasabahnya. Salah satunya diwujudkan dalam layanan customer services yang bisa dihubungi di mana saja selama 24 jam. Layanan yang diberi nama BNI Call akan memberikan berbagai informasi mengenai produk, fasilitas, dan solusi dari masalah perbankan.

Via telepon, BNI Call dapat dihubungi di nomor 1500046. Nomor tersebut menjangkau seluruh wilayah di Indonesia tanpa perlu menggunakan kode area tertentu. Biaya yang dikenakan sama dengan biaya telepon lokal. Kalau melalui telepon seluler, BNI Call bisa dihubungi di nomor 68888 atau 1500046 yang juga dapat diakses dari berbagai wilayah di Indonesia. Tarif yang dikenakan tergantung dari penyedia layanan/provider yang digunakan.  Selain itu, Anda juga bisa mengirim email ke bnicall@bni.co.id serta fax ke 021-25541203

Selain layanan customer services, berbagai transaksi dan layanan lain, seperti BNI Phone Banking untuk transfer rekening, isi pulsa, bayar tagihan, dan lain-lain, dapat diketahui dari 1500046. Mengusung moto “One Stop Solution”, BNI Call bisa berfungsi lebih dari sekadar sebuah call center. Sebab BNI Call didesain dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas sehingga memungkinkannya bekerja secara end to end.

2. Service Design

Kondisi yang semakin kompetitif mendorong Bank untuk melakukan inovasi di berbagai layanan dan produk sistem pembayaran sejalan dengan adopsi teknologi informasi di Indonesia. Contoh seperti aplikasi BNI mobile banking ini.

BNI Mobile Banking adalah fasilitas layanan perbankan yang memudahkan Anda untuk bertransaksi langsung melalui smartphone Anda, secara aman, mudah, dan cepat. BNI Mobile Banking memberikan layanan transaksi informasi saldo, transfer, pembayaran tagihan telepon, pembayaran Kartu Kredit, Pembayaran Tiket Pesawat, Pembelian Pulsa, Pembukaan rekening Taplus, Pembukaan rekening Deposito, dll. Aplikasi BNI Mobile support untuk smartphone dengan OS Android dan iOS.

3. Service Transition

Menurut kami Bank BNI sudah cukup baik dalam mengimplementasikan hasil tahapan service design menjadi banyak layanan baru  mengikuti perkembangan zaman. Pada saat Bank BNI berdiri nasabah hanya dapat melakukan transaksi di bank, setelah itu mulai muncul mesin-mesin ATM dan sekarang bisa kita lihat di website bank BNI https://www.bni.co.id/id-id/ bahwa BNI semakin berkembang dengan adanya layanan e-banking seperti : BNI ATM, BNI SMS Banking, BNI Internet Banking, BNI Phone Banking, BNI Mobile Banking, Layanan Gerak, Agen 46, TapCash, BNI Debit Online, UnikQu dan BNI SMS Notifikasi.

Dengan adanya layanan e-banking ini para nasabah bank BNI semakin terbantu, misalnya dengan BNI mobile banking kita bisa dapat mengecek saldo, transfer, melakukan pembayaran listrik, PDAM, BPJS, top up gopay dll. Sepertinya dalam hal inovasi,perusahaan ini juga berhasil memanjakan nasabah dengan berbagai kemudahan yang disediakan.

4. Service Operation

BNI terus mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan zaman. Menurut kelompok kami, Service Operation Bank BNI sudah lumayan baik karena mereka menyediakan customer service yang siap melayani 24 jam lewat layanan BNI Call. Ini dapat memudahkan para nasabah dalam mengatasi masalah yang sedang dialaminya. Kita juga bisa langsung ke Bank BNI untuk bertanya daan berkonsultasi langsung dengan Customer Service.

Dalam penggunaan mobile banking BNI pelanggan sangat dimudahkan karena bisa melakukan transfer dan lainnya Cuma lewat handphone mereka. Sepertinya dalam service operation perusahaan ini juga berhasil memanjakan customer dengan berbagai kemudahan dan kelebihan yang disediakan.

5. Continual Service Improvement

BNI memperbanyak layanan yang bersifat digital daripada konvensional yang artinya nasabah bisa melakukan transaksi lewat gawai (gadget) yang saat ini sedang digunakan. Untuk keamanan BNI memiliki kepercayaan dengan sistem login yang memiliki 2 tingkat keamanan yaitu password dan PIN secara bersamaan. Kegunaan layanan lainnya yang berada di dalam website BNI yaitu adanya “Lokator BNI” yang bisa digunakan untuk mencari cabang BNI (termasuk Weekend Banking), ATM (Tunai/Non-Tunai, Cash Deposit/Recycle, Drive-Through), Bank Koresponden di mancanegara, dan Agen 46 BNI yang tersedia di seluruh Indonesia. Saat ini, BNI sudah melakukan peluncuran aplikasi yang bernama yap! (Your All Payment!) sebagai alat pembayaran Non-Tunai (cashless) dan tanpa kartu (cardless payment) dengan mengandalkan 3 sumber dana yaitu Kartu Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik BNI (UnikQu) yang artinya pengguna memiliki pilihan sumber dana yang lebih banyak pada saat bertransaksi.

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Negara_Indonesia

https://www.bni.co.id/id-id/

Nama Kelompok:

M.Faisal Daulay 1B118709
Zelin Gaa Ngilo 16117400
Della Damarina 16117483
Onis Arom P. 14117667
Rafly Aulia Erlangga 14117876

Membuat Form Pendaftaran Perpustakaan di Microsoft Visual Studio 2008

Input Login:

pragma endregion

private: System::Void button1_Click(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e) 
         {   

             String^ koneksi= L"Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=C:\\Users\\lenovo\\Documents\\Database2.mdb ";
             OleDbConnection^ con = gcnew OleDbConnection(koneksi);
             con->Open();
              OleDbCommand^ cmd = gcnew OleDbCommand();
             cmd->Connection = con;
             String^ username= tbuser->Text->Trim();
             String^ password= tbpass->Text->Trim();

             String^ query = "SELECT * FROM LOGIN WHERE USER= '"+tbuser->Text+"' and PASS='"+tbpass->Text+"' ";
             cmd->CommandText = query;

             OleDbDataAdapter^ log= gcnew OleDbDataAdapter(cmd);
             DataTable^ dt = gcnew DataTable();
             log->Fill(dt);

             if (dt->Rows->Count > 0)
             {
             this->Hide();
             formdt^ fm2 = gcnew formdt();
             fm2->ShowDialog();
             }

             else 
             {
                 MessageBox::Show("Username atau Password salah");
             }
             /*this->Hide();
             formdt^ fm2 = gcnew formdt();
             fm2->ShowDialog();*/
             con->Close();
         }

private: System::Void Form1_Load(System::Object^ sender, System::EventArgs^ e)
{
String^ koneksi= L”Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=C:\Users\lenovo\Documents\Database2.mdb “;
OleDbConnection^ con = gcnew OleDbConnection(koneksi);
con->Open();

             String^ query = "SELECT * FROM LOGIN";
             OleDbCommand^ cmd = gcnew OleDbCommand();
             cmd->CommandText = query;
             cmd->Connection = con;

             OleDbDataAdapter^ log= gcnew OleDbDataAdapter(cmd);
             DataTable^ dt = gcnew DataTable();
             log->Fill(dt);
     }

};
}

Input pendaftaran:

pragma endregion
private : System::Void dtdaftar()
{
String^ koneksi= L”Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=C:\Users\lenovo\Documents\Database2.mdb “;
OleDbConnection^ con = gcnew OleDbConnection(koneksi);
con->Open();

              String^ daf = "SELECT * FROM M_DAFTAR";
             OleDbCommand^ cdm = gcnew OleDbCommand();
             cdm->CommandText = daf;
             cdm->Connection = con;

             OleDbDataAdapter^ gol= gcnew OleDbDataAdapter(cdm);
             DataTable^ bat = gcnew DataTable();
             gol->Fill(bat);
             dataGridView1->DataSource= bat;
      }

private: System::Void formdt_Load(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e)
         {
             String^ koneksi= L"Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=C:\\Users\\acer\\Documents\\Database2.mdb ";
             OleDbConnection^ con = gcnew OleDbConnection(koneksi);
             con->Open();

             String^ query = "SELECT * FROM LOGIN";
             OleDbCommand^ cmd = gcnew OleDbCommand();
             cmd->CommandText = query;
             cmd->Connection = con;

             String^ daf = "SELECT * FROM M_DAFTAR";
             OleDbCommand^ cdm = gcnew OleDbCommand();
             cdm->CommandText = daf;
             cdm->Connection = con;

             OleDbDataAdapter^ log= gcnew OleDbDataAdapter(cmd);
             DataTable^ tab = gcnew DataTable();
             log->Fill(tab);
             dataGridView2->DataSource= tab;

             OleDbDataAdapter^ gol= gcnew OleDbDataAdapter(cdm);
             DataTable^ bat = gcnew DataTable();
             gol->Fill(bat);
             dataGridView1->DataSource= bat;




         }

private: System::Void button1_Click(System::Object^ sender, System::EventArgs^ e)
{
String^ koneksi= L”Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=C:\Users\acer\Documents\Database2.mdb “;
OleDbConnection^ con = gcnew OleDbConnection(koneksi);
con->Open();

             OleDbCommand^ cmd = gcnew OleDbCommand();
             String^ query = "SELECT * FROM M_DAFTAR WHERE  NISN= '"+tbnisn->Text+"' and NAMALENGKAP='"+tbnm->Text+"' ";
             cmd->CommandText = query;

             OleDbDataAdapter^ log= gcnew OleDbDataAdapter(cmd);
             DataTable^ dt = gcnew DataTable();
             cmd->Connection = con;
             log->Fill(dt);

             if (dt->Rows->Count > 0)
             {
              MessageBox::Show("Data sudah ada");
             }

             else 
             {
             String^ NISN= tbnisn->Text->Trim();
             String^ NamaLengkap =tbnm->Text->Trim();
             String^ df = "INSERT INTO M_DAFTAR(NISN, NamaLengkap)VALUES ('"+NISN+"','"+NamaLengkap+"') ";
             cmd->CommandText = df; 
             cmd->Connection = con;
             cmd->ExecuteNonQuery();

             }

             con->Close();
             dtdaftar();
     }

private: System::Void button2_Click(System::Object^ sender, System::EventArgs^ e)
{
/* String^ koneksi= L”Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=C:\Users\lenovo\Documents\Database2.mdb “;
OleDbConnection^ con = gcnew OleDbConnection(koneksi);
con->Open();

Output login

Output pendaftaran

Cara menambahkan form baru menggunakan C++ di Microsoft Visual Studio 2008

  1. Pertama-tama buat project di new project, Pilih visual c++ lalu pilih CLR kemudian Windows Form Application
  2. Copy paste kodingan berikut ini:

pragma once

include “rafly13.h”

namespace rafly12 {

using namespace System;
using namespace System::ComponentModel;
using namespace System::Collections;
using namespace System::Windows::Forms;
using namespace System::Data;
using namespace System::Drawing;
using namespace System::Data::OleDb;
/// <summary>
/// Summary for Form1
///
/// WARNING: If you change the name of this class, you will need to change the
///          'Resource File Name' property for the managed resource compiler tool
///          associated with all .resx files this class depends on.  Otherwise,
///          the designers will not be able to interact properly with localized
///          resources associated with this form.
/// </summary>
public ref class Form1 : public System::Windows::Forms::Form
{
public:
    Form1(void)
    {
        InitializeComponent();
        //
        //TODO: Add the constructor code here
        //
    }

protected:
    /// <summary>
    /// Clean up any resources being used.
    /// </summary>
    ~Form1()
    {
        if (components)
        {
            delete components;
        }
    }

protected: 
private: System::Windows::Forms::Button^  button1;
private: System::Windows::Forms::DataGridView^  dataGridView1;

private:
    /// <summary>
    /// Required designer variable.
    /// </summary>
    System::ComponentModel::Container ^components;

pragma region

Windows Form Designer generated code

    /// <summary>
    /// Required method for Designer support - do not modify
    /// the contents of this method with the code editor.
    /// </summary>
    void InitializeComponent(void)
    {
        this->button1 = (gcnew System::Windows::Forms::Button());
        this->dataGridView1 = (gcnew System::Windows::Forms::DataGridView());
        (cli::safe_cast<System::ComponentModel::ISupportInitialize^  >(this->dataGridView1))->BeginInit();
        this->SuspendLayout();
        // 
        // button1
        // 
        this->button1->Location = System::Drawing::Point(26, 202);
        this->button1->Name = L"button1";
        this->button1->Size = System::Drawing::Size(65, 25);
        this->button1->TabIndex = 1;
        this->button1->Text = L"button1";
        this->button1->UseVisualStyleBackColor = true;
        this->button1->Click += gcnew System::EventHandler(this, &Form1::button1_Click);
        // 
        // dataGridView1
        // 
        this->dataGridView1->ColumnHeadersHeightSizeMode = System::Windows::Forms::DataGridViewColumnHeadersHeightSizeMode::AutoSize;
        this->dataGridView1->Location = System::Drawing::Point(26, 36);
        this->dataGridView1->Name = L"dataGridView1";
        this->dataGridView1->Size = System::Drawing::Size(368, 160);
        this->dataGridView1->TabIndex = 0;
        // 
        // Form1
        // 
        this->AutoScaleDimensions = System::Drawing::SizeF(6, 13);
        this->AutoScaleMode = System::Windows::Forms::AutoScaleMode::Font;
        this->ClientSize = System::Drawing::Size(457, 261);
        this->Controls->Add(this->button1);
        this->Controls->Add(this->dataGridView1);
        this->Name = L"Form1";
        this->Text = L"Form1";
        this->Load += gcnew System::EventHandler(this, &Form1::Form1_Load);
        (cli::safe_cast<System::ComponentModel::ISupportInitialize^  >(this->dataGridView1))->EndInit();
        this->ResumeLayout(false);

    }

pragma endregion

private: System::Void Form1_Load(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e) 
        {
             String^ koneksi= L"Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=D:\\kuliah\\TPT\\db1.mdb ";
             OleDbConnection^ con = gcnew OleDbConnection(koneksi);
             con->Open();

             String^ query = "SELECT * FROM DATA";
             OleDbCommand^ cmd = gcnew OleDbCommand();
             cmd->CommandText = query;
             cmd->Connection = con;

             OleDbDataAdapter^ da = gcnew OleDbDataAdapter(cmd);
             DataTable^ dt = gcnew DataTable();
             da->Fill(dt);

             dataGridView1->DataSource =dt;



         }

private: System::Void button1_Click(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e)
         {
             MessageBox::Show("Pindah ke form 2?");
             this->Hide();
             rafly13^ fbr = gcnew rafly13();
             fbr->ShowDialog();
         }
};

}

4. Tambahkan item lagi di solution explorer lalu add, kemudian pilih windows form lalu isi nama sesuai keinginan

5. Selesai

Output:









Cara membuat Database Form di Visual Studio 2008

Kali ini saya akan memberikan tutorial membuat kalkulator menggunakan Microsoft Visual Studio 2008

  1. Siapkan software Microsoft Visual Studio 2008
  2. Masukkan program ini microsoft visual studio 2008
  3. Saya sudah menyiapkan programnya dibawah ini, berikut programnya (Langsung download saja)
  4. INPUT: https://drive.google.com/file/d/157BGAEaso7L5KSPX3wkjK0_1bBmV2BXU/view?usp=sharing

Output:

Cara Membuat Kalkulator Menggunakan Microsoft Visual Studio 2008

Kali ini saya akan memberikan tutorial membuat kalkulator menggunakan Microsoft Visual Studio 2008

  1. Siapkan software microsoft visual studio 2008
  2. Masukkan program ini microsoft visual studio 2008
  3. Saya sudah menyiapkan programnya dibawah ini, berikut programnya:

INPUT/ CODINGAN:

Bisa di download di: https://drive.google.com/file/d/1IlLS9d-WPQ_t657r0dslrih_0J43mdYM/view?usp=sharing

OUTPUT:

Tugas Teknik Pemrograman Terstruktur 2 ( Cara membuat program Fibbonaci dan Ganjil-Genap di Visual Studio Menggunakan Bahasa C++)

Input:

Contoh Program

#pragma endregion

private: System::Void

button1_Click(System::Object^ sender,

System::EventArgs^ e) {
textBox2->Text = “”;

if (comboBox1->Text == “Ganjil Genap”)
{
int batas, hasil;
batas = System::Convert::ToInt32(textBox1->Text);
for (Int32 i = 0; i <= batas; i++) { if (i % 2 == 0) { textBox2->Text += System::Convert::ToString(i) + ” Genap \r\n”;
}
else
{
textBox2->Text += System::Convert::ToString(i) + ” Ganjil \r\n”;
}
}

}
else 
{
int n, t1 = 0, t2 = 1, nextTerm = 0;
n = System::Convert::ToInt32(textBox1->Text);
for (int i = 1; i <= n; ++i) { //Prints the first two term. if (i == 1) { textBox2->Text += ” ” + System::Convert::ToString(t1);
}
if (i == 2)
{
textBox2->Text += ” ” + System::Convert::ToString(t2) + ” “;
}
nextTerm = t1 + t2;
t1 = t2;
t2 = nextTerm;

textBox2->Text += ” ” + System::Convert::ToString(nextTerm) + ” “;
}
}

}
};
}

Output:

a. Program Fibbonacci

b. Program Ganjil-Genap

Dasar Program Bahasa C++


a. Sejarah Bahasa C++

Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.

Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.

Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.

Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kunoini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.

Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.

b. Tipe Data C++

1. Void (Kosong)
adalah tipe data yang tidak bertipe karena mempunyai ukuran 0 byte biasanya digunakan untuk tipe data kosong seperti membuat fungsi.


2. Char (karakter)
adalah tipe data untuk karakter yang sering digunakan untuk tipe data yang menggunakan huruf dan angka sebagai datanya.


3. Int (Integer)
adalah tipe data untuk numerik yang sering digunakan untuk data berupa angka.


4. Float (Floating Point) 
adalah tipe data untuk numerik yang digunakan untuk data berupa angka pecahan.


5. Double (Double Floating Point)
adalah tipe data untuk numerik yang digunakan untuk data berupa angka pecahan yang nilai decimalnya dua kali lebih banyak.


6. Bool (Boolean)
adalah tipe data yang digunakan untuk menentukan false dan true, tipe data ini sama seperti bilangan biner hanya ada dua angka saja yaitu 0 dan 1.


7. Wchar_t
adalah tipe data yang digunakan sama seperti char yang menyimpan karakter besar, biasanya digunakan untuk menyimpan karakter yang tidak ada di huruf abjad misalnya huruf japan, china, korea, dan lain-lain.

c. Kode Bahasa C++

STRUKTUR KODE PROGRAM C++

1 2 3 4 5 #Preprocessor Directive fungsi utama(){ Definisi yang terdiri dari kumpulan pernyataan; //komentar }

Program C maupun C++ selalu tersusun dari 5 (Lima) bagian utama, yaitu :

  1. Preprocessor Directive (Pengarah Kompilator)
  2. Declaration (Deklarasi)
  3. Definition (Definisi)
  4. Statement atau Expressions (Pernyataan atau Ekspresi)
  5. Comments (Komentar)

d. Metode Fungsi Bahasa C++

1. Fungsi Void

Fungsi dengan tipe void tidak akan mengembalikan nilai apapun. Fungsi void biasanya digunakan untuk menjalankan rutin program tertentu saja.

2. Fungsi Overload

Suatu fungsi dalam program yang kamu buat bisa memiliki nama yang sama. Jadi yang membedakan suatu fungsi adalah parameternya, sehingga program utama atau main() tidak akan salah panggil dan mendapatkan nilai yang salah walaupun namanya sama.

3. Fungsi Prototype

Fungsi prototype atau prototype function sebenarnya merupakan sebuah variasi gaya dalam mendeklarasikan sebuah fungsi. Semua fungsi tersebut dideklarasikan sebelum fungsi main(). Suatu sub fungsi dideklarasikan diawal suatu fungsi main() dengan tujuan agar fungsi main dapat mengenali fungsi-fungsi yang ada. Bagaimana kalau suatu fungsi berada sesudah fungsi main()? jelas bahwa error akan terjadi karena fungsi main tidak mengenali suatu fungsi yang hendak dipanggil dalam fungsi utama.

Untuk menanggulangi hal tersebut, dalam pemrograman C++ dikenal istilah prototype function, dimana harus mendelarasikan nama fungsi, jenis fungsi, dan parameternya saja sebelum fungsi main agar dikenali oleh program utama. Untuk selanjutnya, bebas menyusun isi suatu fungsi mengenai apa saja yang hendak dilakukan dengan fungsi tersebut serta meletakanya setelah fungsi main().

4. Fungsi Inline

Fungsi inline merupakan metode yang digunakan untuk mempercepat pemanggilan suatu fungsi. Biasanya fungsi yang diberikan atribut inline merupakan fungsi yang berada di dalam loop atau dipanggil secara berulang kali. Dengan metode inline, suatu fungsi akan aktif dalam memori sehingga mempercepat pemanggilan blok fungsi untuk diproses. Untuk mengaplikasikan fungsi inline cukup mudah yaitu dengan menambahkan atribut inline sebelum tipe fungsi.

e. Contoh Program Sederhana menggunakan Microsoft Visual Studio

  1. Program membuat Kalkulator Sederhana Menggunakan Bahasa c++ di Microsoft Visual Studio

Input:

Output:

2. Program Perhitungan Nilai Mahasiswa menggunakan Bahasa c++ di Microsoft Visual Studio

Input:



Output:


Design a site like this with WordPress.com
Get started